Friday, September 10, 2010
   
Text Size

Search

Total Dibaca: 181

Budaya Riset Guru

User Rating: / 0
PoorBest 
IKLIM dan minat untuk meneliti atau melakukan riset terbilang masih rendah di kalangan guru. Banyak hal menjadi faktor penyebab. Selain tugas guru begitu kompleks, budaya baca dan tulis di kalangan mereka memang rendah.

Pada dasarnya riset yang dilakukan para guru tak harus mengganggu aktivitas pembelajaran. Justru guru dapat melakukan riset ketika berlangsung proses belajar-mengajar di kelas.

Namun virus kemalasan terkadang menjadi penyebab utama guru enggan meneliti. Padahal, riset yang kemudian tertuang dalam bentuk penulisan ilmiah merupakan syarat kenaikan pangkat atau golongan bagi guru PNS. Tak mengherankan jika banyak guru PNS yang terhenti pada golongan IVA.

Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan melalui proses pembelajaran. Maka sudah selayaknya jika guru senantiasa mengadakan perubahan demi memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Melalui riset itulah diharapkan kelak ada perubahan berarti dalam dunia pendidikan. Meneliti bukanlah hal yang rumit. Guru mesti memahami metode penelitian terlebih dahulu, yakni untuk mempermudah penelitian.

Agar meneliti menjadi kegiatan menarik yang bukan sekadar tuntutan kenaikan golongan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Pertama, jadikan penelitian sebagai cara cerdas memperbaiki pembelajaran di kelas. Hasil belajar peserta didik yang rendah antara lain bisa disebabkan oleh metode yang kurang relevan.

Lewat penelitian, para guru bisa menemukan metode yang tepat guna untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Sekaligus dapat memetik hasil penelitian tersebut.

Kedua, jangan menganggap meneliti sebagai beban. Lakukan penelitian dengan mengalir saja saat pembelajaran berlangsung, namun tetap sistematis. Jadi peneliti tak merasa terbebani antara harus mengajar atau meneliti. Ketiga, gunakan pendekatan penelitian yang dianggap paling mudah dan dikuasai. Entah melalui pendekatan kualitatif atau kuantitatif. Keempat, membuat laporan penelitian yang sederhana. Cara itu juga untuk melatih guru menyusun laporan penelitian, yakni berupa karya ilmiah.

Laporan penelitian tersebut dapat digunakan sebagai rujukan bagi guru lain ketika mengalami masalah yang sama dalam pembelajaran. Jadi manfaatnya pun dapat dirasakan bersama dalam menambah khazanah keilmuan di dunia pendidikan. Selamat mencoba. Semoga kesuksesan pembelajaran bisa menjadi angin segar di dunia pendidikan kita. (53)

- Ismilah Ardianingrum, guru MIN Muktisari, Kebumen
 
 
sumber: SuaraMerdeka 
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Latest Comments